Teten Masduki: Jadilah Manusia Biasa yang Bisa Berbuat Hal – hal yang Luar Biasa

menteri koperasi

Pria kelahiran Garut ini lahir 57 tahun silam, tepatnya 6 Mei 1963. Terlahir dalam keluarga petani, Teten Masduki banyak menghabiskan masa kecilnya di Garut, Jawa Barat. Beliau menyelesaikan Sekolah Menengahnya di SMAN 1 Cicalengka dan dilanjutkan kuliah mengambil jurusan kimia di IKIP Bandung. Saat kuliah beliau aktif mengikuti diskusi kelompok yang akhirnya membawa dirinya menjadi aktivis yang membela kaum yang termarjinalkan seperti petani.

Kegigihannya membela kaum yang “lemah” membawa dirinya menjadi aktivis dan tokoh dalam Indonesia Corruption Watch (ICW). ICW adalah sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) yang mempunyai misi untuk mengawasi dan melaporkan kepada publik mengenai aksi korupsi yang terjadi di Indonesia. Berkat kegigihannya melakukan kerja-kerja sosial, Teten Masduki dianugerahi Suardi Tasrif Award 1999. Suardi Tasrif Award adalah penghargaan dan penghormatan kepada mereka yang gigih memperjuangkan hak mengemukakan pendapat/kemerdekaan berpendapat dengan cara-cara yang damai yang diberikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.

Karir di Pemerintahan

Tahun 2015 ia diberikan tanggung jawab sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan yang kala itu diangkat menjadi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Kemudian dilanjutkan 2018 berganti posisi menjadi Koordinator Staf Khusus Presiden. Hingga 23 Oktober 2019 dilantik menjadi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabinet Indonesia Maju pada pemerintahan presiden Joko Widodo periode 2019-2024.

Teten Bersama Credit Union

Mengutip dari webinar Nasional Inkopdit yang membahas Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Koperasi pada 29 September 2020, Menteri Teten menyatakan, Prioritas Presiden pada periode kedua pemerintahan ini adalah pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat. Kementerian Koperasi dan UKM saat ini sedang merancang program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Teten menambahkan, tahun depan (tahun 2021) koperasi diharapkan menyiapkan diri untuk transformasi koperasi menjadi kekuatan ekonomi yang lebih powerfull.

Harapan untuk Menteri Teten dalam gerakan Credit Union

Harapan kepada Menteri Koperasi dan UKM agar dapat mengawal dan membimbing Credit Union agar dapat memberikan kontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan menjadikan koperasi bertransformasi secara digital pada 2024, sejalan dengan program UKM Naik Kelas yang diprakarsai oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Menurut Teten, Saat ini merupakan zaman digitalisasi hampir di segala bidang. Karenanya, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus bertransformasi ke ekonomi digital. “Siapa yang bisa mengikuti perkembangan zaman, akrab dengan industri 4.0 dimana salah satunya digitalisasi maka ia atau usahanya akan maju dan berkembang,” kata Teten seperti dikutip dari sumber Tagar.id Minggu, 25 Oktober 2020.

Menteri Teten memiliki motto yang kiranya dapat kita teladani yaitu, “Jadilah manusia biasa yang bisa berbuat hal – hal yang luar biasa,” khususnya sebagai aktivis Credit Union baik anggota maupun pengelola Credit Union.

Penulis: Eko Salvinus
Foto: Ketua Pengurus CU Pancur Kasih bersama Menteri Koperasi dan UKM
Foto diambil sebelum pandemi Covid-19

Sumber:
http://www.depkop.go.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *