Perencanaan Strategis: Gagal Merencanakan sama dengan Merencanakan Kegagalan

jatiku

Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arah, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya, termasuk modal dan sumber daya manusia. Untuk mencapai strategi ini, berbagai teknik analisa bisnis dapat digunakan termasuk analisis SWOT ((Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), PEST (Political, Economic, Social, Technological), atau STEER (Socio-cultural, Technological, Economic, Ecological, Regulatory).

Pada Credit Union, perencanaan strategis ( Strategic Planning ) dirancang berbasis Access Branding yang dikeluarkan oleh Asian Confederation of Credit Unions (ACCU) di Bangkok. Perencanaan strategis dan perencanaan bisnis berbasis Access Branding dijadikan sebuah alat yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi di masa mendatang sehingga menghasilkan rencana strategis sebagai petunjuk yang dapat digunakan Credit Union dari kondisi saat ini menuju 3 atau 5 tahun mendatang.

Dalam rangka menentukan peta jalan CU Pancur Kasih 3 tahun mendatang, maka Pengurus, Pengawas dan Manajemen memulainya dengan perencanaan strategis berbasis Access Branding. Pelan tapi pasti. Sebagai sebuah penyegaran, rangkaian kegiatan diawali dengan Sosialisasi bersama Bpk. Agustinus Alibata, S.Pd.,M.Si. dengan topik tahapan SPBP berbasis Access Branding di Kantor Pusat CU Pancur Kasih tanggal 09 November 2021.

Tahapan selanjutnya dilaksanakan secara internal oleh Pengurus, Pengawas, Top Manajemen, Manajer, Koordinator, serta tim supporting yang terdiri dari tim Inti Suardi, S.H., Fulgensius, S.E. dan Daniel, S.M serta tujuh anggota tim lainnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dari Tempat Pelayanan dan bidang-bidang dalam bentuk Pra SP. Kegiatan ini mengikutsertakan seluruh karyawan bahkan utusan anggota. Pra SP dilaksanakan secara serempak di lima puluh Tempat Pelayanan dan bidang-bidang di Kantor Pusat pada tanggal 10 dan 11 November 2021.

Tahapan berikutnya disambung dengan Strategic Planning (SP) Pleno pada tanggal 22 sampai dengan 24 November 2021. Kegiatan dihadiri Penasehat, semua Jajaran Pengurus, Pengawas, Top Manajemen, serta Manajer dan Koordinator.

Pasca SP Pleno, dilanjutkan dengan Business Plan dan Penyusunan Arus Kas yang diselesaikan hingga tanggal 16 Desember 2021. Rangkaian kegiatan Perencanaan Strategis dan Perencanaan Bisnis berbasis Access Branding menghasilkan dokumen SP CUPK yang menjadi peta jalan hingga Tahun Buku (TB) 2024.

Sebagai bagian yang sangat penting dari rangkaian tersebut, CUPK menyelenggarakan Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja (RARK/RAPB) TB 2022 di Kantor Pusat KSP CU Pancur Kasih, tanggal 18 Desember 2021. Kegiatan ini dihadiri Jajaran Pengurus, Pengawas, Top Manajemen, Manajer, Koordinator, Kepala Bagian serta utusan anggota. Penyelenggaraan kegiatan secara tatap muka juga difasilitasi secara virtual melalui Zoom Meeting. Pada bagian terakhir dari rapat ini, beberapa utusan anggota menandatangani Berita Acara Rapat sebagai pengesahan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja CUPK TB 2022.

Perjalanan panjang dan usaha yang gigih menghasilkan sebuah perencanaan strategis dan perencanaan bisnis CUPK. Dengan dirancangnya perencanaan tersebut sangat meyakinkan Pengurus, Pengawas serta semua Manajemen bahkan semua karyawan untuk membawa CUPK secara optimis untuk mewujudkan Visinya: MENJADI CREDIT UNION YANG TERPERCAYA, TANGGUH, TERDEPAN DAN BERKESINAMBUNGAN.

Perkuat Tata Kelola Credit Union Melalui Perencanaan Strategis dan Perencanaan Bisnis Berbasis Access Branding, demikian tema SP CUPK kali ini. Ingat, Gagal Merencanakan sama dengan Merencanakan Kegagalan. Sukses CUPK.

Penulis: Lusila Arnila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.