Mengapa Harus Credit Union

jatiku

Kelly (nama samaran) seorang ibu rumah tangga. Dia menikah 16 tahun silam. Dari pernikahannya dikaruniai dua orang anak, putra dan putri yang sungguh membanggakannya. Kelly bekerja sebagai karyawan swasta sedangkan suaminya seorang wiraswasta.

Dapat kita bayangkan bahwa orang pedesaan hijrah hidup di kota tentunya tidak mudah. Begitulah yang dihadapi Kelly dan keluarganya kala itu. Dari penghasilan yang mereka dapatkan hanya pas-pasan untuk hidup dengan gaya yang sangat sederhana serta irit rit rit…Sebut menabung, kala itu jauh dari pikiran. Ahhh… mana mungkin bisa menyisihkan uang untuk bisa menabung.. wong untuk makan saja susah kenang Kelly.

Suatu hari, Kelly bertemu dengan sahabat lamanya… Dulu, sahabat tersebut sama menderita dengannya. Hidup seperjuangan serba susah hanya modal nekad. Kini, dia terlihat lebih sejahtera. Ternyata, dia sudah lama ber CU (Credit Union), menjadi anggota Credit Union Pancur Kasih.
Dia menceritakan bagaimana jatuh bangun juga kehidupannya. Setelah ber CU, dia semakin bisa menikmati kehidupan, bisa menabung serta bisa mengelola keuangan dengan baik. Pengalaman kesuksesan sahabatnya menantang Kelly dan suami untuk berjuang.

Kelly dan suami bertekad mengikut jejak sahabatnya. Mereka kencangkan ikat pinggang untuk bisa menyisihkan uang demi masuk CU. Tak lama, mereka pun bisa melengkapi formulir dan langsung menjadi anggota CU. Pendidikan demi pendidikan mereka ikuti. Mereka berkomitmen untuk menjadi anggota yang setia.

Setelah sekian lama menjadi anggota, mereka memberanikan diri untuk mengajukan pinjaman dan membeli rumah. Hati Kelly begitu haru. Bisa ya… selamat tinggal rumah kontrakan. Semangat semakin membara, keluarga semakin bahagia dan usaha semakin gigih karena harus membayar hutang di CU.

Sekian tahun tak terasa, hutang rumah lunas…. Kelly semakin yakin lewat CU tak ada yang tak mungkin. Semangat… pinjam lagi untuk menambah tabungan. Anak-anak dijadikan anggota CU. Mereka dilatih untuk menabung. Mereka paham ber CU.
Suatu hari, Kelly bersama suaminya duduk santai di Gazebo halaman rumah belakangnya. Mereka berdiskusi dan merefleksikan betapa besar jasa CU dalam keluarganya.

Melalui CU kita dapat keluar dari kemiskinan. Mengapa? Karena CU mengajarkan kita menolong diri sendiri, mengelola diri sendiri, bertanggung jawab pada diri sendiri.

Melalui CU kita dapat menciptakan kesejahteraan yang dimulai dari pengelolaan keuangan yang baik dengan cara menabung dan meningkatkan kualitas hidup.

Melalui CU kita dapat membangun kekayaan. Kekayaan tidak diukur dari berapa besar PENGHASILAN kita, tetapi diukur dari berapa banyak penghasilan yang dapat kita simpan atau TABUNG.

Aduh.. tak terasa hari sudah sore.. banyak ya jasa CU dalam kehidupan kita, kenang Kelly. Apabila kita dapat menjadi anggota yang setia, CU juga setia terhadap kita. CU berkelanjutan karena anggotanya yang SETIA.

Penulis: Lusila Arnila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.