Melek Finansial Sejak Usia Muda

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum muda di era milenial, Minggu, 03/04/2022 CU Pancur Kasih TP Sungai Durian mengadakan kegiatan sosialisasi kepada Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Supadio Paroki St. Agustinus. Kegiatan ini di hadiri oleh 31 orang bertempat di Gedung Pertemuan Serbaguna Jl. Sungai Durian Laut. Yohanes Budiman, S. IP, M. Si, selaku Wakil Ketua I CU Pancur Kasih, turut hadir sebagai narasumber.

“Orang Muda ber-CU” begitulah tema yang diangkat dalam kegiatan sosialisasi, tujuan utama dari kegiatan ini adalah pertama memperkenalkan CU Pancur Kasih kepada generasi muda di lingkungan gereja, kedua memotivasi generasi muda untuk menabung guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik dan ketiga memberikan pemahaman tentang peluang usaha bagi generasi muda.

Memiliki perencanaan keuangan yang baik dimasa muda merupakan modal awal untuk meraih kesuksesan secara financial dimasa tua. Mengelola keuangan menjadi salah satu pondasi penting di dalam kehidupan, karena dengan bertambahnya usia dan menjadi tua tentu kemampuan kita untuk bekerja pasti akan berkurang, hal ini akan berdampak pada pendapatan di masa tua. Maka dari itu pentingnya kaum muda melatih diri dan mempersiapkan perencanaan keuangan secara matang mulai saat ini agar apa yang diharapkan bisa tercapai, untuk menghadapi masa tua yang lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut peserta terlebih dahulu diperkenalkan tentang CU Pancur Kasih. Apa yang menjadi latar belakang berdirinya hingga perkembangan CU Pancur Kasih sampai saat ini. Peserta juga diajak memahami analisis sosial tentang kondisi dan lingkungan sosial masyarakat saat ini. Tantangan terbesar kaum muda pada era milenial ini adalah bagaimana kaum muda bisa mengindari pola hidup boros dan gaya hidup bebas. Selain itu perkembangan teknologi saat ini menjadi tantangan kita untuk memanfaatkannya secara bijak agar berdampak positif dalam kehidupan termasuk pada kaum milenial.

 

Yohanes Budiman juga memberikan motivasi untuk menabung dan pentingnya mempersiapkan masa depan, membuat perencanaan serta pengelolaan keuangan yang baik. Peserta juga belajar bagaimana cara menyusun anggaran belanja pribadi, sehingga penggunan uang lebih terencana dan tepat sasaran. Sehingga apa yang diharapkan dimasa yang akan datang dapat terwujud dan tentunya masa depan akan menjadi lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan produk simpanan dan pinjaman yang dimiliki oleh CU Pancur Kasih, serta menyampaikan cara atau syarat menjadi anggota CU Pancur Kasih.

Peserta yang hadir menyambut baik dan merasa senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. Jika kemudian hari peserta atau masyarakat berminat untuk menabung dan bergabung menjadi anggota CU maka bisa menghubungi CU Pancur Kasih Tempat Pelayanan Sungai Durian yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta, Km.14. menuju arah bandara Supadio Kab. Kubu Raya, no Telp 08115635848 email: [email protected] atau bisa melakukan registrasi secara online pada https://cupk.org/registrasi-online atau melalui call center di nomor 08115696500.

One Comment on “Melek Finansial Sejak Usia Muda”

  1. Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32.

    The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.